Teori Manajemen Klasik dan Teori Neo Klasik

Dalam perkembangannya, Teori Manajemen dapat dibedakan menjadi beberapa macam teori. Dalam bahasan kali ini, kita akan membahas tentang Teori Manajemen Klasik dan Teori Manajemen neoklasik.

Teori Manajemen Klasik

Teori Manajemen Klasik ini memandang bahwa segala sesuatu dalam aktivitas organisasi dan manajemen didapatkan atas target yang secara kuantitas dapat diukur yang meliputi:

  • Target waktu
  • Target output / hasil
  • Target biaya
  • Target lain yang secara rasional dapat teridentifikasi dan terukur

Maka teori ini menekankan adanya standard baku bagi setiap aktivitas manajemen yang meliputi:

  • Standard waktu
  • Standard output
  • Standard biaya
  • Standard sistem dan prosedur

Untuk mencapai target dan standard baku, diperlukan pengujian terlebih dahulu agar aktivitas manajemen dapat memenuhi kedua hal tersebut. Pengujian tersebut antara lain melalui:

  • Studi gerak dan waktu
  • Pengawasan fungsional (functional foremanship)
  • Sistem upah per-potong diferensial
  • Prinsip pengecualian
  • Kartu instruksi
  • Pembelian dengan spesifikasi
  • Standardisasi pekerjaan, peralatan serta tenaga kerja

Teori Manajemen Neoklasik

Teori Manajemen Neoklasik ini mengungkapkan bahwa model yang ditawarkan oleh F.W. Taylor kurang manusiawi karena manusia dianggap sebagai faktor produksi belaka sebagaimana peralatan atau mesin. Meski ada manfaat yaitu terbentuknya anatomi organisasi yaitu pada bagan struktur organisasi.

Baca Juga:  Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

Ternyata hasil penelitiannya ini gagal karena hipotesis masing-masing kelompok tidak terbukti. Namun penelitian ini justru mengungkap model pandangan yang baru, yakni untuk mencapai produktifitas kerja. Tidak hanya bias didekati dengan model studi gerak dan waktu namun dapat didekati melalui keeratan hubungan antar pekerja.  Karena hasil dari penelitian menunjukkan bagi kelompok yang tidak terampil merasa di nomor duakan di pabrik. Sehingga mereka memacu aktivitas mereka agar tidak kalah dengan kelompok yang diambil. Perasaan inilah yang dapat menumbuhkan produktivitas. Teori demikian yang dikemukakan Elton Mayo dan disebut sebagai Pandangan Kemanusiaan (Human Movement).

Teori Manajemen Klasik dan Teori Neo Klasik diatas disebut sebagai pandangan close system. Maksudnya tumbuh dan berkembangnya manajemen didasarkan atas kemampuan internal dari organisasi. Dan kemampuan internal organisasi ini yang akan mempengaruhi organisasi lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar!
Masukkan nama disini