Pengertian Organisasi

Pengertian Organisasi

Kata organisasi mempunyai dua pengertian umum. Pengertian pertama menandakan suatu lembaga atau kelompok fungsional, seperti organisasi perusahaan, rumah sakit, perwakilan pemerintah atau suatu perkumpulan olahraga. Pengertian kedua berkenaan dengan proses pengorganisasian, sebagai suatu cara dalam mana kegiatan organisasi di alokasikan dan ditugaskan di antara para anggotanya agar tujuan organisasi dapat tercapai dengan efisien. Selain hal tersebut ada beberapa pengertian organisasi menurut beberapa tokoh yaitu :

    1. Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
    2. Menurut Max Weber Organisasi ialah suatu kerangka terstruktur yang di dalamnya berisikan wewenang, tanggung jawab dan pembagian kerja untuk menjalankan masing-masing fungsi tertentu.
    3. Menurut T. Hani Handoko, organisasi merupakan proses penyusunan anggota dalam bentuk struktur untuk mencapai tujuan organisasi dengan sumber daya yang dimiliki dan lingkungan yang melingkupinya baik intern maupun ekstern
    4. Menurut James D Mooney, organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
    5. Sedangkan menurut Chester I Barnard organisasi adalah suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
    6. Menurut John R. Schermerhorn, organisasi merupakan proses penempatan orang – orang dan sumber daya lainnya untuk melakukan tugas – tugas dalam pencapaian tujuan biasa.
    7. Menurut Victor A. Thompson Pengertian Organisasi merupakan suatu integrasi dari sejumlah spesialis-spesialis yang bekerja sama sangat rasional dan impersonal untuk mencapai beberapa tujuan spesifik yang telah diumumkan sebelumnya.

Sehinggga dapat disimpulkan bahwa organisasi merupakan suatu kumpulan atau sumber daya yang berdasarkan penempatan yang sesuai dengan pembagian kerja yang terstruktur guna mencapai suatu tujuan.

Karakteristik Organisasi

Beberapa pakar di atas telah menjelaskan tentang pengertian organisasi, selanjutnya karakteristik organisasi adalah perilaku dan tingkah laku suatu badan/institusi terhadap kondisi yang ada diluar institusi itu maupun didalam institusi itu sendiri, artinya dalam dunia bisnisnya selalu fokus kepada pelanggannya yang bukan hanya dari luar perusahaan itu tapi juga orang-orang di dalam perusahaan yang merupakan aset perusahaan itu sendiri. (Maksudnya masih jarang sebuah institusi itu menganggap karyawannya berpotensi untuk jadi aset dan akhirnya kurang mendapat perhatian dari perusahan itu sendiri), jadi semua mengarah kepada mutu yg ditentukan oleh 2 hal seperti yg tertulis sebelumnya. Karakteristik Organisasi yang efektif adalah : 

    1. Concern terhadap SDM dan memperlakukan SDM sebagai Aset yang berharga.
    2. Program Training dan Pengembangan terbuka seluas-luasnya.
    3. Program kompensasi terlaksana dengan baik.
    4. Tingkat perputaran SDM rendah.
    5. Top manajemen mempunyai komitmen dan mendukung terhadap perkembangan SDM.
    6. Semua Team turut berpartisipasi dalam membuat kebijakan organisasi.

Secara umum karakteristik organisasi memiliki ciri-ciri : 

    1. Mempunyai tujuan dan sasaran
    2. Mempunyai keterkaitan format dan tata tertib yang harus ditaati
    3. Adanya kerja sama dari sekelompok orang
    4. Mempunyai koordinasi tugas dan wewenang
Baca Juga:  Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

Organisasi Tradisional dan Modern

    1. Organisasi Tradisonal
      • Pengertian Organisasi Tradisional

Organisasi tradisional merupakan organisasi yang telah ada sejak lama bahkan belum tersentuh modernisasi. Dalam hal tertentu organisasi tradisional belum mengenal adanya suatu sistem yang dapat memajukan organisasinya tersenut ( dalam hal ini tidak mau mendapatkan pengaruh luar). Tetapi suatu hal pokok bahwa  organisasi tradisional mengabaikan faktor manusia. Nasib para pegawai/karyawan tidak diperhatikan (mereka seakan-akan dianggap sebagai bagian dari mesin). Seperti mesin apabila onderdil mesinnya rusak maka dapat diganti. Hasil produksi (output) dicapai dengan pengorbanan manusia yang terlampau besar. Dalam organisasi diberlakukan peraturan-peraturan ketat, prosedur-prosedur ketat, hirarkhi yang kuat, tiap pekerjaan diterisolasi dari teman-teman sekerjanya.

    • Ciri – ciri Organisasi Tradisional :
      1. Spesialisasi yang mendalam
      2. Hirarkhi otoritas yang kuat
      3. Peraturan-peraturan dan kontrol yang pelik
      4. Impersonalitas (tidak dipentingkannya kepribadian).
    • Prinsip-prinsip Organisasi Tradisional
      1. Prinsip kesatuan perintah
      2. Prinsip kekecualian
      3. Rentang pengawasan
      4. Prinsip Skalar
  1. Organisasi Modern
    • Pengertian Organisasi Modern

Teori organisasi modern ini muncul pada tahun 1950, sebagai akibat ketidakpuasan dua teori sebelumnya yaitu klasik dan neoklasik. Teori Modern sering disebut dengan teori “Analiasa Sistem” atau “Teori Terbuka” yang memadukan antara teori klasik dan neokalsi. Teori Organisasi Modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan  yang saling bergantung dan tidak bisa dipisahkan. Organisasi bukan system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil akan tetapi organisasi merupakan system terbuka yang berkaitan dengan lingkunngan dan apabila organisasi  dapat bertahan hidup maka ia harus bisa beradaptasi dengan lingkungan.

    • Ciri – ciri Organisasi Modern :
      1. Kadang-kadang disebut analisis sistem organisasi
      2. Organisasi nya terus berkembang
      3. Penggunaan staff lebih intensif
      4. Kecenderungan spesialisas
      5. Memiliki prinsip-prinsip organisasi
      6. Memiliki unsur-unsur organisasi yang lebih lengkap
      7. Organisasi dan lingkungannya harus dilihat sebagai sesuatu yang saling ketergantungan.
    • Prinsif-prinsip organisasi Modern :
      1. Adanya pembagian pekerjaan
      2. Disiplin
      3. Kewenangan dan taggung jawab
      4. Memberikan prioritas kepada kepentingan umum
      5. Penggajian pegawai/Karyawan,
      6. Pusat kewenangan
      7. Mekanisme kerja
      8. Keamanan
      9. Inovasi
      10. Semangat kebersamaan
      11. Menggunakan teknologi cangih

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar!
Masukkan nama disini