Pemasaran Online

Pemasaran Online

Internet marketing atau pemasaran online merupakan bagian pemasaran yang paling menarik dan sangat pesat perkembangannya. Pemasaran online pada dasarnya kegiatan pemasaran yang dilakukan secara online melalui penggunaan teknologi internet. Pemasaran online tidak hanya iklan yang ditampilkan di website, tapi juga jenis lain dari aktivitas online seperti email, pembuatan produk periklanan, pencarian prospek atau pembeli dan penulisan kalimat-kalimat pemasaran atau copywriting, dan jejaring sosial. Setiap aspek pemasaran online adalah digital, yang berarti bahwa pemasaran online adalah informasi elektronik yang ditransmisikan pada komputer atau perangkat serupa, meskipun secara alami dapat mengikat dengan iklan offline tradisional dan penjualan.

Pemasaran online memiliki tiga prinsip dasar:

  1. Perubahan web yang cepat dan perhatian khalayak online yang berharap update informasi setiap menit harus mendapat perhatian yang cukup. Untuk itu pesan online harus segera ditanggapi dan berinteraksi dengan masyarakat secepat mungkin.
  2. Pelanggan online adalah individu yang ingin ditangani secara pribadi. Gunakan kekayaan informasi yang tersedia secara online untuk memperoleh keuntungan dengan menargetkan orang-orang yang relevan secara tepat dan secara pribadi.
  3. Komunikasi online harus menarik dan relevan dengan pembaca, jika tidak maka akan diabaikan. Dengan semua informasi yang bersaing untuk menarik perhatian audiens, Anda harus menemukan cara untuk berdiri keluar dan terlibat dengan pembaca. Cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan memberikan mereka apa yang yang mereka inginkan, ketika mereka menginginkannya.

Pemasaran online menurut para ahli : E-Marketing menurut Armstrong dan Kottler (2004:74) “E-Marketing is the marketing side of E-Commerce, it consists of company efforts to communicate abaout, promote and sell products and services over the internet.” Artinya “E-Marketing adalah sisi pemasaran dari E-Commerce, yang merupakan kerja dari perusahaan untuk mengkomunikasikan sesuatu, mempromosikan, dan menjual barang dan jasa melalui internet. Selain itu, Menurut Boone dan Kurtz (2005) e-Marketing adalah salah satu komponen dalam e-commerce dengan kepentingan khusus oleh marketer, yakni strategi proses pembuatan, pendistribusian, promosi, dan penetapan harga barang dan jasa kepada pangsapasar internet atau melalui peralatan digital lain.

Manfaat dan Keuntungan Pemasaran Online

  1. Manfaat Pemasaran Online
  • Melakukan perubahan dengan cepat. Kita dapat langsung memperbaiki atau mengubah baik grafis maupun kata-kata ketika terjadi kesalahan pemasangan iklan atau segala kegiatan pemasaran yang tidak bekerja dengan baik, dan melakukan itu semua dengan cepat dan tanpa ada masalah.
  • Menentukan sasaran demografis tertentu. Pemasaran online memungkinkan untuk menargetkan demografis tertentu seperti halnya jenis kelamin, usia, dan lokasi. Kita bahkan dapat menargetkan tingkat pendapatan tertentu, tingkat pendidikan dan pekerjaan.
  • Banyak media pilihan. Begitu banyak media pilihan ketika memutuskan untuk melakukan pemasaran online, dapat menggunakan suara, video, blogging, su, media sosial dan newsletter yang sedang berlangsung.
  • Penghubung yang efektif antara pemasar dengan konsumen. Dalam hal ini ada dua pihak yang diuntungkan, yaitu pihak konsumen dan pihak pemasar (baik penjual produk maupun produsennya langsung). Keuntungan dari pihak konsumen adalah kemudahan dalam memperoleh informasi mengenai produk yang mereka cari. Hanya dengan mengetikkan kata kunci tertentu di kolom mesin pencari di internet yang berkaitan dengan produk yang dicari, maka mereka akan disajikan banyak informasi, baik mengenai product knowledge-nya maupun tentang cara mendapatkan produk tersebut, baik dari produsen langsung maupun melalui penjualnya, seperti supplier, grosir, toko dan sebagainya. Keuntungan dari pihak pemasar mereka dengan mudah didatangi oleh orang-orang yang memang sedang mencari dan membutuhkan produknya.
  • Kemampuan Konversi Instan. Konversi instan merupakan kemampuan untuk mengubah pelanggan secara cepat. Ketika kita memasarkan online, kita tidak hanya menjaring informasi pelanggan potensial, tetapi kita dapat mengambil penjualan seketika dengan melakukan beberapa klik mouse.
Baca Juga:  Bauran Pemasaran: Strategi Campuran dalam Pemasaran

b. Keuntungan Pemasaran Online

  • Organisasi lebih mudah dan sederhana. Kita tidak perlu memajang barang secara fisik, cukup menyediakan katalog atau daftar barang serta deskripsi singkat mengenai masingmasing barang tersebut. Kita juga tidak perlu memiliki banyak karyawan penjual, kita hanya perlu karyawan yang menangai pemesanan secara online dan karyawan yang menangani pengiriman barang.
  • Kemudahan mengelola barang. JIka kita menjual barang secara online dengan menggunakan website sendiri, sistem manajemen website menyediakan sistem pengelolaan barang dan pergudangan. Kita dapat dengan mudah melihat stok barang. Kita juga dapat menjual barang berdasarkan pesanan. Hal ini akan mempermudah kita mengelola barang dagangan.
  • Pelayanan lebih fokus. Kita tidak perlu khawatir bahwa banyak pelanggan yang tidak terlayani. Sistem komputer akan menampung semua pesanan. Kita hanya perlu melayani pelanggan yang akan melakukan pembelian.
  • Riset pasar lebih mudah. Berjualan melalui website membantu kita melakukan riset pasar mengenai produk-produk yang banyak diminati misalnya dengan melihat kata kunci yang mereka cari di-website Anda. Hal ini akan membantu Anda merencanakan strategi yang tepat untuk meningkatkan penjualan.
  • Biaya pemasaran murah. Biaya pemasaran di internet relatif sangat murah. Pemasaran dapat dilakukan dengan memajang produk di website sendiri atau di website pihak lain melalui agen pemasaran online. Kita bahkan dapat memanfaatkan website atau blog secara gratis di website-website tertentu.
  • Kemudahan memilih target pasar. Kita dapat memawarkan produk kepada komunitas tertentu melalui forum atau media sosial. Kita juga dapat memasang iklan secara gratis atau berbayar dengan kata kunci tertentu. Hal ini membantu kita memilih target pasar yang potensial.
  • Tidak terbatas ruang dan waktu. Internet tersedia untuk diakses setiap saat. Pelanggan dapat mengunjungi website tempat kita memasarkan produk Anda kapanpun dan dimanapun selama mereka mendapatkan akses internet.

Komponen Pemasarn Online

  1. Content Marketing merupakan alat untuk menarik prospek dan pelanggan potensial ke website, toko online (e-commerce), dan blog. Bentuk dari konten dapat berupa artikel, blog, how-to, e-book, presentasi, video, dan audio. Konten berkualitas yang dibutuhkan atau bermanfaat bagi pembaca akan meningkatkan kepercayaan, mempererat hubungan antara pemilik konten dengan pembacanya serta meningkatkan rating pengunjung.
  2. Search Engine Marketing merupakan tempat pertama pelanggan mencari informasi bisnis, produk atau jasa sebelum memutuskan membeli sesuatu. Google menjadi rujukan pencarian di internet, mencari perusahaan, produk, brand, atau kata-kata. Kunci penting terkait produk sebaiknya dapat merujuk ke informasi di website.
  3. Email Marketing memilki fungsi untuk tetap menjaga hubungan baik dengan klien atau prospek bisnis Anda, sehingga Anda tetap terlintas dipikiran mereka, saat mereka membutuhkan sesuatu. Email Marketing umumnya dipahami sebagai media yang digunakan untuk berpromosi berisikan informasi produk dan jasa yang ditujukan kepada kelompok pengguna internet.
  4. Online Public Relation E-PR (Electronic Public Relations), Cyber PR, Online PR, atau PR on the net adalah kegiatan PR yang menggunakan internet sebagai media komunikasi. Media internet dimanfaatkan oleh PR untuk membangun merek (brand) dan memelihara kepercayaan publik. Strategi online PR adalah membidik website berita dan komunitas online yang berorientasi khusus.
  5. Social Media Marketing adalah sebuah media online, dengan para penggunanya dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia Media sosial merupakan alat promosi bisnis yang efektif karena dapat diakses oleh siapa saja, sehingga jaringan promosi dapat lebih luas. Media sosial menjadi bagian yang sangat diperlukan oleh pemasaran bagi banyak perusahaan dan merupakan salah satu cara terbaik untuk menjangkau pelanggan dan klien.
  6. Online advertising adalah metode periklanan dengan menggunakan internet dan World Wide Web dengan tujuan menyampaikan pesan pemasaran (promosi) untuk menarik pelanggan. Iklan umumnya memiliki 2 tujuan yaitu Branding dan Sales, atau sekaligus kedua-duanya. Setelah menentukan tujuan, maka selanjutnya memilih media promosi sesuai profil target market dan anggaran. Contoh. Iklan banner iklan pay per click(Google AdWords), media sosial (blog) dan jejaring sosial (Facebook).
  7. Website Website merupakan media promosi yang paling popular. Website dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan hyperlink. Pada umumnya tujuan pembuatan website untuk mendatangkan pengunjung potensial sebanyak-banyaknya, dengan harapan semakin banyak orang yang dapat melihat informasi yang disediakan, maka semakin banyak pula orang yang mengenal dan tertarik pada produk/jasa yang ditawarkan.
  8. Conversion merupakan teknik memetakan kunjungan sebuah website atau toko online. Penjual harus mampu menganalisis komposisi kunjungan, berapa banyak pengunjung website, berapa persen pengunjung yang meng-klik tombol pembelian, dan berapa persen orang yang benar-benar membeli.
Artikel sebelumnyaTeori Administrasi Publik Menurut Para Ahli
Artikel selanjutnyaParadigma Administrasi Publik